_/l\_ ॐ साई राम
Mengenal Shiva sebelum Malam Perenungan Maha Shivaratri
Shiva adalah dewa ketiga di dalam Trimurti atau trinitas, beliau bertanggung jawab dalam melebur kembali dunia ini, bersifatkan Tamas, beliau ditugaskan Tuhan Yang Maha Esa untuk menghancurkan semua ciptaan yang sudah habis masa kerjanya, untuk didaur ulang kembali, sesuai karma masing-masing ke bentuk baru. Sabda pararesi, Shiva ini sebenarnya adalah Brahma dan Vishnu itu menjadi satu. Shiwa berasal dari Puranas dan Rudra dari Veda dan agamas. Ada pendapat lain, bahwa Shiva berasal dari ajaran non Aryan dan usianya lebih tua dari Rudra, karena banyak lingga-yoni yang ditemukan di peradaban Mohanjo-Daro.
Pemujaan kepada Shiwa penuh dengan mantram dan ritual-ritual serta gaib dan misterius, disimbolkan sebagai Lingga, beliau selalu diwujudkan sebagai pria atletis yang amat tampan menawan berkulit kebiru-biruan dan harum ibarat kamfer. Tangan dan kakinya dibedaki dengan abu suci. Beliau bermata tiga, dan mata ketiganya yang jarang sekali terbuka ini terletak ditengah-tengah kedua alis-matanya, berlengan empat, masing-masing memegang Trisula, Damaru, (gendang kecil), sedang dua tangan yang lainnya bermudra abhaya (memberikan perlindungan) dan Varada (memberikan berkah). Dari gelungan rambutnya yang ibarat mahkota, terpancar dan mengalirlah sungai Gangga. bulan sabit adalah penghias rambutnya, dan berkilau memakai sarung pendek yang terbuat dari kulit harimau, kadang-kadang dari kulit gajah. Berbagai ular, khususnya ular kobra (lambang sperma) adalah kalungan yang menghiasi leher dan lengannya, diantaranya yang disebut Yajnopavita (benang suci). Beliau juga memakai kalungan yang terdiri dari tengkorak kepala.

